Perkembangan perekonomian sebuah negara tidak lepas dari perkembangan akan sebuah pasar permodalan di dunia industri. Naik turunnya harga saham di pengaruhi oleh sinyal yang diberikan oleh perusahaan yaitu sinyal yang terkait kinerja perusahaan. Mengelola keuangan dengan baik bisa ditunjukan dengan berbagai indikator yaitu rasio keuangan dan kemampuan perusahaan dalam menghandle resiko yang berdampak pada kerusakan lingkungan akibat dari kegiatan perusahaan. karena saat ini indonesia harus lebih memperhatikan krisis ekonomi yaitu krisis ekologi, dimana salah satu wilayah di indonesia yang terancam kondisi alamnya yaitu kalimantan yang merupakan wilayah perindustrian tambang, batu bara, dan perkebunan sawit yang berdampak besar terhadap alam dalam kegiatan oprasionalnya. Salah satu dampak dari kegiatan oprasional perusahan yaitu kerusakan lingkungan yang di sebabkan dari limbah, pencemaran udara, pencemaran air, dan lain sebaginya. Dari kasus tersebut seharusnya perusahaan dapat mengupaya pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan seperti menanam pohon, melakukan reklamasi, menggunakan INDUSTRI DASAR DAN KIMIA dan marial ramah lingkungan, daur ulang limbah dan lain sebagainya. Hal tersebut merupakan upaya melestarikan lingkungan yang akan di ungkapkan pada green accounting. Metode pengumpulan data pada penelitian ini memakai metode dokumentasi. Metode analisis data yang dipakai pada penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif, dengan luaran Jurnal Nasional terakreditasi SINTA serta pembuatan BUKU Penelitian ber HAKI.Kata Kunci : Green Accounting, CSR, Harga Saham, Industri KIMIA, Kuantitatif
Copyrights © 2025