Kadar gula darah yang melampaui batas normal dikenal sebagai diabetes melitus. Diabetes melitus dapat bersifat kronis dan berkaitan dengan naiknya kandungan gula dalam darah dalam jangka panjang. Panjangnya jangka waktu menderita diabetes melitus, dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup yang menjadi syarat penting untuk kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara lama sakit dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif non eksperimental dengan metode pendekatan korelatif, menggunakan teknik pengambilan Accidental Sampling. Implementasi dari penelitian ini melibatkan 37 responden yaitu pasien diabetes melitus RS dr. Soepraoen Malang. Data dikumpulkan melalui metode wawancara dan kuesioner WHOQOL-BREF. Data yang didapat lalu dilakukan analisis dengan uji korelasi Spearman rho. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan lama sakit dengan kualitas hidup, dinyatakan dengan angka p value = 0,040. Secara garis besar lama sakit dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kejadian seperti ini terjadi karena responden merasa letih dan penat dengan proses yang panjang dalam menjalani pengobatan.
Copyrights © 2024