Masalah pada kondisi lansia dikenal dengan sindroma geriatri. Salah satunya adalah intellectual impairment berupa gangguan kognitif atau demensia dan juga kondisi lansia rentan dengan masalah hiperkolesterol. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh puasa senin kamis sebagai self care agency terhadap kolesterol total dan gejala demensia pada lansia. Metode : Desain penelitian ini adalah cross sectional. Variabel penelitian ini adalah puasa senin kamis sebagai variabel independen, kolesterol total dan gejala demensia sebagai variabel dependen dan self care agency sebagai vairabel intervening. Populasi penelitian ini adalah lansia dengan kriteria inklusi dan eksklusi di ITQON PPDU Jombang dengan total besar sampel sebanyak 120. Sampel diambil menggunakan teknik consecutive samplng. Instrument penelitian ini adalah quisioner untuk puasa senin kamis, kolesterol total menggunakan instrument EBB dan gejala demensia dengan instrument MMSE yang untuk selanjutnya di uji menggunakan uji kesetaraan chi square dan uji statistik independent T-test. Hasil : Ada pengruh puasa senin kamis sebagai self care agency terhadap kolesterol total dengan hasil uji t-test p-value=0,020 dan gejala demensia (0,000). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian puasa senin kamis sebagai self care agency dapat menstabilkan kolesterol total dan mengurangi resiko gejala demensia pada lansia Kata kunci: demensia, kolesterol total, puasa senin kamis, self care agency.
Copyrights © 2023