Pemberdayaan petani garam di Desa Kropoh Ra’as, Sumenep, memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi pemberdayaan yang diterapkan dan dampaknya terhadap pendapatan, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, stabilitas harga garam, ketahanan pangan, serta penguatan komunitas. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung, wawancara dengan petani garam, dan analisis data sekunder dari laporan pemerintah dan lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan teknis dan akses ke teknologi modern meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas garam yang dihasilkan. Diversifikasi produk dan pemasaran yang lebih efektif melalui koperasi petani garam berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani. Pemberdayaan ini juga menciptakan banyak lapangan kerja, baik langsung maupun tidak langsung, yang mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan ekonomi lokal. Selain itu, dengan stabilitas produksi garam lokal, ketergantungan pada impor berkurang, mendukung ketahanan pangan nasional.
Copyrights © 2025