Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi pengolahan kotoran ayam petelur menjadi pupuk granul sebagai solusi pertanian berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Metode penelitian dilakukan secara langsung melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Simpang Kapuak, Sumatera Barat, dengan wawancara kepada pemilik peternakan ayam yang selama ini memanfaatkan kotoran ayam sebagai bahan baku pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan kotoran ayam menjadi pupuk granul dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi, mengurangi pencemaran lingkungan, dan memperkuat infrastruktur pertanian lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi berbasis masyarakat dalam mendorong industrialisasi inklusif dan berkelanjutan di sektor pertanian. Implikasi penelitian ini adalah perlunya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta untuk memperluas adopsi teknologi ramah lingkungan guna mendukung SDG 9.
Copyrights © 2025