Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam usaha peternakan ayam petelur di Nagari Simpang Kapuak, serta keterkaitannya dengan pencapaian SDGs 5 (kesetaraan gender) dan SDGs 10 (pengurangan ketimpangan). Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan para pemilik peternakan selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi signifikan dalam pengelolaan peternakan, mulai dari pemberian pakan, perawatan kesehatan ayam, hingga pengelolaan limbah kotoran ayam menjadi pupuk yang bernilai ekonomi. Rata-rata populasi ayam per peternakan adalah 1.500 ekor, dengan produksi telur harian sekitar 1.400 butir. Modal awal usaha mencapai lebih dari 100 juta rupiah. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan dalam peternakan ayam petelur berpotensi mengurangi ketimpangan ekonomi di tingkat rumah tangga dan komunitas, sejalan dengan tujuan SDGs 5 dan 10. Implikasi penelitian ini mendorong penguatan kapasitas perempuan serta akses yang lebih merata terhadap sumber daya dan pasar.
Copyrights © 2025