Semua aspek kehidupan manusia membutuhkan komunikasi, begitu pula dalam bidang kesehatan. Komunikasi ini berfungsi mendorong individu maupun masyarakat untuk merubah perilaku. Sebagai bagian dari institusi kesehatan, aktivitas komunikasi kesehatan Klinik VCT sangat dibutuhkan dalam upaya menanggulangi penyakit HIV/AIDS. Langkah yang efektif dalam merubah perilaku beresiko ODHA melalui pendekatan konseling. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi komunikasi antarpribadi dalam praktik konseling yaitu : 1) Menggunakan teknik mendengarkan secara pasif (dancing by client) dan aktif, untuk mencari tahu permasalahan yang dihadapi klien serta sebagai upaya pemberian bantuan; 2) Hubungan pribadi yang terjalin antara konselor dan klien berada pada tahap keterikatan; 3) Peran self disclosuredalam konseling guna menggali hidden areaklien. Penggunaan komunikasi antarpribadi dalam praktik konseling bertujuan membangkitkan kesadaran klien dan mendorong untuk merubah perilaku beresikonya.
Copyrights © 2015