Salah satu sarana dalam perkenalan untuk menuju pernikahan adalah dengan Ta?aruf. Proses ini mengikutsertakan keterbukaan diri dengan saling memberi informasi data diri kepada calon pasangan. Pertemuan ini bertujuan untuk mengenal satu sama lain untuk membentuk keluarga. Dalam mengambil keputusan dalam menikah tergantung proses keterbukaan diri dalam Ta?aruf.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan antara keterbukaan diri dalam Ta?aruf dengan keputusan menikah pada kelompok TarbiyahPKS cabang Polokarto. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada sampel. Dengan sampel 80 orang yang merupakan anggota TarbiyahPKS sudah mengalami proses Ta?aruf.Teknik pengambilan data dengan kuesioner dengan teknik analisis data studi korelasi. Hasil pengolahan data menunjukkan nilai r hitung > r tabel (0,589 > 0,219) dan signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil pengolahan data, maka dapat disimpulkan bahwa keterbukaan diri dalam Ta?aruf memiliki hubungan dengan keputusan untuk menikah. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,589 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat dan searah antara keterbukaan diri dalam Ta?aruf dengan keputusan menikah. Artinya, semakin tinggi keterbukaan diri dalam Ta?aruf maka semakin meningkat keputusan untuk menikah.
Copyrights © 2015