KWT Sauyunan di Desa Gombongsari Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang mengalami tantangan keterbatasan luas lahan pekarangan, minimnya sarana pertanian, serta keterbatasan informasi yang menyebabkan rendahnya partisipasi perempuan dalam kegiatan KWT. Maka, penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tingkat strategi dan modal nafkah pada anggota KWT Sauyunan dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarganya. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi terhadap seluruh anggota KWT (20 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Sauyunan di Desa Gombongsari menerapkan tiga strategi nafkah, yaitu rekayasa sumber usahatani, pola nafkah ganda, dan rekayasa spasial. Strategi ini dijalankan melalui intensifikasi pertanian, pekerjaan sampingan, serta migrasi sementara untuk menambah penghasilan. Pemanfaatan modal nafkah menunjukkan modal alam dan manusia cukup kuat, sementara modal fisik, sosial, dan finansial masih terbatas. Program P2WKSS berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan, dengan rata-rata kontribusi usaha tani sebesar 9,09% terhadap pendapatan rumah tangga. Meskipun kontribusi ekonomi belum dominan, program ini memperkuat peran perempuan dalam ekonomi lokal serta solidaritas sosial antar anggota.
Copyrights © 2025