Industri minyak dan gas bumi memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Furnace merupakan alat utama yang berfungsi meningkatkan suhu crude oil. Di PPSDM Migas Cepu tersedia enam unit furnace, namun saat ini hanya dua yang beroperasi, yakni Furnace-02 dan Furnace-03. Kedua unit tersebut termasuk tipe box furnace dengan sistem pembakaran horizontal. Bahan bakar yang digunakan adalah fuel oil serta gas, dan fungsinya adalah memanaskan crude oil hingga mencapai titik didih sebelum dialirkan menuju evaporator.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi Furnace F-03 di PPSDM Migas Cepu melalui perhitungan neraca panas dan analisis kinerja operasional. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui apakah Furnace F-03 masih layak dioperasikan atau tidak, serta untuk mengidentifikasi potensi perbaikan yang dapat dilakukan guna meningkatkan efisiensi furnace, seperti optimalisasi sistem pembakaran, pemeliharaan rutin, dan pengurangan kebocoran panas. Evaluasi efisiensi dilakukan dengan menganalisis neraca panas furnace, menghitung efisiensi termal, dan membandingkan hasilnya dengan standar kelayakan. Hasil analisis menunjukkan efisiensi Furnace F-03 sebesar 85,70%, yang masih berada dalam rentang kelayakan operasi. Namun, terdapat potensi peningkatan efisiensi dengan optimalisasi sistem pembakaran dan pengurangan kebocoran panas. Temuan ini dapat menjadi rujukan untuk peningkatan efisiensi furnace di kilang lainnya.
Copyrights © 2025