Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa yang masih cenderung pasif dalam proses pembelajaran karena masih menggunakan model pembelajaran konvesional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui penerapan model pembelajaran process oriented guided inquiry learning (POGIL) pada materi bagian tubuh tumbuhan di kelas IV SDN BanjarSari 3. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 30 siswa kelas IV. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian yang mengacu pada empat indikator berpikir kreatif: kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 49,17 dan nilai posttest 88,50 dengan nilai N-Gain sebesar 0,77 yang tergolong tinggi. Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan penerapan model POGIL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi bagian tubuh tumbuhan. Model ini juga mampu menciptakan suasana pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual.
Copyrights © 2025