Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor pariwisata terhadap tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah selama periode 2020–2023. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Variabel yang dikaji meliputi Tingkat Hunian Hotel (THH), Jumlah Kunjungan Wisatawan (JKW), Jumlah Hotel, dan Jumlah Objek Wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa THH dan JKW berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka, dengan masing-masing penurunan sebesar 6,29% dan 59,31% untuk setiap kenaikan satu unit. Sementara itu, variabel Jumlah Hotel dan Jumlah Objek Wisata tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan sektor pariwisata, khususnya melalui peningkatan THH dan JKW, dapat menjadi strategi efektif dalam menekan angka pengangguran di Jawa Tengah, dengan catatan perlunya pengelolaan yang optimal pada setiap daerah.
Copyrights © 2025