Banyak organisasi menghadapi kesulitan yang terus-menerus dalam mengoordinasikan kegiatan rekrutmen, sistem evaluasi kinerja, dan inisiatif pengembangan staf ketika mengelola fungsi modal manusia mereka. Tinjauan literatur yang ada ini berupaya untuk mengkaji bagaimana adopsi Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia (HRMIS) yang komprehensif dapat meningkatkan dan merampingkan ketiga proses kritis ini. Metodologi penelitian menggunakan kerangka tinjauan literatur dengan perspektif deskriptif-analitis, memeriksa karya ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Pendekatan analitis memanfaatkan analisis konten yang dikombinasikan dengan metode sintesis tematik. Temuan menunjukkan bahwa implementasi HRMIS secara substansial mengurangi jadwal perekrutan, meningkatkan presisi evaluasi kinerja melalui mekanisme umpan balik langsung, dan menyesuaikan inisiatif pertumbuhan profesional menggunakan penilaian kesenjangan kompetensi. Kesimpulannya menekankan bahwa HRMIS terpadu berfungsi sebagai pendorong digitalisasi SDM (Supriyadi, 2024), mendorong terciptanya lingkungan manajemen talenta yang lebih efisien, berbasis analitik, dan berfokus pada pertumbuhan
Copyrights © 2025