Latar belakang: Halusinasi adalah salah satu gangguan dalam sistem sensorik persepsi di mana persepsi dirasakan oleh indra panca tanpa adanya rangsangan eksternal yang jelas. Salah satu cara mengontrol halusinasi dengan terapi pengalihan, yaitu mendengarkan terapi musik klasik mozart. Tujuan: menerapkan terapi musik klasik mozart pada pasien dengan halusinasi pendengaran di Ruang Bougenvil RSUD Dr. Soeselo Kab Tegal. Metode: pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian tiga orang pasien dengan masalah halusinasi pendengaran di Ruang Bougenvil RSUD Dr. Soeselo Kab Tegal. Penerapan therapy musik klasik mozart selama 3 hari, instrumen yang digunakan yaitu SOP terapi Therapy Musik Klasik Mozart. Analisis data distribusi frekuensi dengan melihat evaluasi SOAP. Hasil: efektivitas metode terapi musik klasik mozart mengurangi pendengaran yang tidak nyata dan meningkatkan distraksi pasien yang membantu pasien mengontrol halusinasi pendengaran. Pasien yang melakukan latihan secara rutin menunjukkan peningkatan dalam pengendalian diri, penurunan suara tidak nyata, serta keterlibatan dalam interaksi sosial yang positif. Kesimpulan: implementasi metode kontrol halusinasi non-farmakologis seperti penerapan penerapan terapi musik klasik mozart dapat mendistraksi untuk mengontrol halusinasi dan terapi ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif teknik pengalihan dari halusinasi.
Copyrights © 2025