Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi pada perempuan di dunia. Berdasarkan data dari Global Baurden Of Cancer (Globocan) sekitar 19,3 juta kasus baru kanker dilaporkan di seluruh dunia pada tahun 2020 dan hampir 10 juta korban jiwa akibat penyakit ini. Proses kemoterapi sering menimbulkan dampak psikologis seperti stress, kecemasan, depresi, serta penurunan konsep diri. Terapi musik klasik adalah pendekatan nonfarmakologis yang dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi musik klasik terhadap kondisi psikologis pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Desain quasi-eksperimental one group pretest-posttest diterapkan pada 35 pasien di RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dipilih melalui purposive sampling. Instrumen meliputi Chemotherapy-Symptom Assessment Scale (C-SAS) untuk distres psikologis, Kuesioner Konsep Diri, dan Cancer Coping Questionnaire (21-item versio). Intervensi berupa terapi musik klasik (komposisi Mozart, 60-80 bpm) selama 15 menit menggunakan headset. Hasil menunjukkan penurunan signifikan psikologis (skor C-SAS: 12,06 ? 7,51; p<0,000), peningkatan konsep diri (52,17 ? 56,46; p<0,000), dan penguatan kemampuan koping (40,37 ? 45,63; p<0,000). Simpulan: terapi musik klasik berpengaruh signifikan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kondisi psikologis pasien selama kemoterapi dan direkomendasikan untuk integrasi dalam asuhan keperawatan onkologi
Copyrights © 2025