Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong peningkatan penggunaan jaringan nirkabel (Wifi) karena fleksibilitas dan efisiensinya. Wifi banyak digunakan di rumah, kantor, dan institusi publik. Namun, kemudahan ini juga membawa kerentanan tinggi terhadap ancaman keamanan seperti sniffing, spoofing, brute force, dan man-in-the-middle. Ancaman ini diperparah oleh konfigurasi jaringan yang lemah dan rendahnya kesadaran pengguna. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan tool Aircrack-ng untuk menganalisis keamanan Wifi serta mengevaluasi efektivitasnya dalam mengidentifikasi celah keamanan. Pengujian dilakukan melalui tahapan scanning, capturing, deauthentication, dan cracking menggunakan Kali linux. Penelitian diterapkan pada jaringan Wifi di lingkungan PT Evergrown technology. Hasil menunjukkan bahwa Aircrack-ng efektif dalam mengidentifikasi kelemahan, terutama pada jaringan dengan enkripsi lemah dan kata sandi yang mudah ditebak. Data handshake yang diperoleh melalui serangan deauthentication berhasil digunakan dalam proses cracking. Temuan ini membuktikan bahwa jaringan Wifi tetap rentan tanpa pengaturan keamanan yang memadai. Sebagai upaya mitigasi, disarankan penggunaan kata sandi kuat, menonaktifkan WPS, memperbarui firmware secara berkala, dan menerapkan Mac filtering. Aircrack-ng terbukti berguna dalam pengujian penetrasi dan sebagai acuan peningkatan keamanan jaringan nirkabel.
Copyrights © 2025