Penelitian ini menganalisis dampak Rasio Lancar (CR) dan Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan-perusahaan di sektor kesehatan yang terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2021 dan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan teknik studi kasus, menganalisis data sekunder dari laporan keuangan tahunan sembilan organisasi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio Lancar memiliki pengaruh rendah terhadap ROA, sementara Rasio Utang terhadap Ekuitas memiliki dampak negatif yang signifikan. Kedua faktor independen tersebut secara signifikan mempengaruhi ROA, menyoroti pentingnya struktur modal dan tingkat likuiditas dalam menentukan kesuksesan keuangan perusahaan, terutama di industri kesehatan Indonesia.
Copyrights © 2025