Transformasi digital telah mengubah praktik filantropi di Indonesia dengan menghadirkan platform donasi online yang semakin mudah diakses masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran filantropi digital dalam memperkuat ketahanan ekonomi komunitas lokal melalui perspektif sosioekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di Kota Cirebon. Subjek penelitian terdiri dari 18 responden, yaitu pengelola platform filantropi, penerima manfaat dari kalangan UMKM, dan donatur aktif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, kuesioner, serta studi dokumentasi, dan dianalisis dengan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dalam pelaporan dana menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan publik. Mayoritas penerima manfaat menyatakan bahwa filantropi digital membantu meningkatkan akses modal, memperkuat keberlangsungan usaha, dan mendorong kemandirian komunitas. Observasi lapangan memperlihatkan peningkatan omzet UMKM sebesar 20–30 persen dalam tiga bulan setelah menerima bantuan. Selain itu, praktik ini juga memperkuat solidaritas sosial melalui forum komunitas yang rutin membahas perkembangan usaha dan strategi pemasaran. Temuan ini memperlihatkan bahwa filantropi digital tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memperkokoh jaringan sosial komunitas. Penelitian ini menegaskan pentingnya transparansi, literasi digital, dan kolaborasi lintas sektor untuk memaksimalkan potensi filantropi digital sebagai instrumen ketahanan ekonomi komunitas lokal di era digital.
Copyrights © 2023