Pinjaman adalah salah satu kegiatan terpenting lembaga keuangan. Masalah yang umum terjadi di lembaga keuangan adalah banyak nasabah yang kesulitan membayar cicilan, sehingga perusahaan berpotensi mengalami kerugian. Masalah ini diselesaikan dengan teknik data mining., yaitu menggunakan algoritma C4.5 untuk memprediksi kelancaran nasabah pembayaran terhadap angsuran. Tetapi, Data yang tidak seimbang merupakan tantangan bagi kinerja algoritma C4.5. Keadaan dimana model hanya mampu memprediksi kelas mayoritas. Akibatnya model C4.5 cenderung mengenali data minoritas sebagai data mayoritas. Masalah ini akan diselesaikan dengan metode penyeimbangan data Random Oversampling. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa dengan hanya metode algoritma C4.5 menunjukkan akurasi sebesar 0.88 namun hanya memprediksi kelas mayoritas, Sedangkan penerapan Random Oversampling terbukti algoritma C4.5 berhasil mengenali distribusi kedua kelas dengan akurasi sebesar 0.79 dalam memprediksi kelancaran nasabah dalam membayar angsuran.
Copyrights © 2024