Artikel ini mencoba mendiskusikan pengembangan organisasi yang dilakukan lewat model kepemimpinan profetik. Nilai-nilai agama dan unsure transendensi yang menjadi cirri khas dalam kepemimpinan profetik dianggap sebagian ilmuwan bertentangan dengan paham positivistik (sains) dan jarang dibahas oleh para ahli. Melalui artikel ini nilai-nilai tersebut dihubungkan dengan nilai-nilai yang ada dalam pengembangan organisasi. Dari hasil review literature didapatkan kesimpulan bahwa nilai-nilai humanisasi, liberasi dan transendensi yang ada dalam kepemimpinan profetik mengandung nilai-nilai yang ada dalam pengembangan organisasi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model kepemimpinan profetik maka pemimpin sebenarnya juga melakukan pengembangan organisasi.
Copyrights © 2024