Abstract: The fiscal decentralization aims to increase economic growth in the region faster, because the area is set up and manage its own finances in the implementing of development activities. So the area is expected to be a driving force in economic growth, to the issues raised in this study is how big the influences of the fiscal decentralization on economic growth in the Aceh Province and whether there are differences in economic growth before and after the fiscal decentralization in the Aceh Province. This study goals is to aim determining differences in economic growth before and after the fiscal decentralization in the Aceh Province and to determine the influences of the fiscal decentralization on economic growth in the Province. This research method using time series data analysis. The data obtained in this study is a secondary data at the macro level of the relevant institutions such as Bappeda Aceh, Central Bureau of Statistics (BPS) and then analyzed using multiple linear regression model. The results of this study indicate that there is the effect of economic growth in Aceh before and after the fiscal decentralization is 0.129 % (percent) thus it is recommended that the policy of the fiscal decentralization considered important in promoting economic growth. Keywords: Economic growth (GDP), DBH (DBH), the General Allocation Fund (DAU) and Special Allocation Fund (DAK). Abstract: Pelaksanaan desentralisasi fiskal bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah yang lebih cepat, karena daerah sedirilah yang mengatur dan mengelola keuangannya sendiri dalam melaksanakan kegiatan pembangunan. Sehingga daerah diharapkan menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi untuk itu permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah berapa besar pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh dan apakah terdapat perbedaan pertumbuhan ekonomi sebelum dan setelah desentralisasi fiskal di Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan ekonomi sebelum dan setelah desentralisasi fiskal di Provinsi Aceh dan untuk mengetahui pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Metode penelitian ini menggunakan analisis data time series. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat makro dari lembaga terkait seperti Bappeda Aceh, Badan Pusat Statistik (BPS), lalu dianalisis menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh sebelum dan sesudah desentralisasi fiskal yaitu 0.129 % (persen), dengan demikian maka disarankan bahwa kebijakan desentralisasi fiskal dianggap penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi (PDRB), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Copyrights © 2014