Abstract : This study aimed to analyze the factors that influence the Indonesian government spending for 10 years where economic growth in Indonesia is still in a developmental stage. with the passing of government, government expenditures on activities that include government spending in politics and in the economic field where everything is planned in the State Budget (APBN). In managing resource revenues and government spending, the government is doing good policies in the field of monetary policy or policies fiskal.yang where this policy will impact a major influence on the government in carrying out activities in the field of economy in Indonesia, Indonesia as one of the country which is well underway to promote national development, realizing the importance of development and the welfare of society as well as catch up with other countries that an attempt to improve the standard of living, foreign debt often makes the government less motivated to increase revenue in this negerinya.Hal shown shortcomings in financing government spending in the state budget which is always closed with debt, particularly foreign debt outside the township negeri.Utang often lacking focus and unclear pemanfaatannya.Seperti poverty alleviation programs, policies like raises a big question because the state constitution to relinquish responsibility for the welfare of the poor with run programs donor countries and this situation creates a dependency between countries with the miskin.Hal that should be done is the independence of the poor in the welfare of her with open jobs spacious and easily accessible to the poor and to provide protection to their products. Keywords : The lifeblood of government comes from the people. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Pengeluaran Pemerintah Indonesia selama 10 tahun dimana pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih berada pada tahap perkembangan. seiring dengan berjalannya pemerintahan, pengeluaran pemerintah atas kegiatan-kegiatan pemerintahan yang mencakup pengeluaran di bidang politik maupun di bidang ekonomi yang mana semuanya sudah di rencanakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam mengelola sumber pendapatan dan pengeluaran pemerintah, pemerintah dalam ini melakukan kebijakan-kebijakan baik kebijakan di bidang moneter maupun kebijakan fiskal.yang mana kebijakan ini akan memberikan dampak yang berpengaruh besar terhadap pemerintah dalam menjalankan kegiatan di bidang perekonomian di Indonesia, Indonesia sebagai salah satu negara yang tengah giat–giatnya menggalakkan pembangunan nasional, menyadari akan pentingnya pembangunan dan tingkat kesejahteraan masyarakat serta mengejar ketertinggalannya dari negara–negara lain yang merupakan usaha untuk meningkatkan taraf kehidupan, Utang luar negeri sering membuat pemerintah kurang terpacu untuk meningkatkan pendapatan dalam negerinya.Hal ini ditunjukkan kekurangan dalam pembiayaan pengeluaran pemerintah dalam APBN yang selalu ditutup dengan utang, terutama utang luar negeri.Utang luar negeripun sering kurang fokus dan tidak jelas pemanfaatannya.Seperti program pengentasan kemiskinan, kebijakan sejenisnya menimbulkan pertanyaan besar karena Negara melepaskan tanggungjawab dalam konstitusi untuk mensejahterakan kaum miskin dengan menjalankan program negara donor dan situasi ini menciptakan ketergantungan antara negara dengan orang miskin.Hal yang seharusnya dilakukan adalah kemandirian kaum miskin dalam mensejahterakan dirinya dengan membuka lapangan pekerjaan yang luas dan mudah diakses kaum miskin tersebut serta memberikan proteksi terhadap produk yang mereka hasilkan. Kata Kunci : urat nadi pemerintahan berasal dari rakyat.
Copyrights © 2015