Penelitian ini betujuan untuk menguji pengaruh dewan komisaris, dewan komisaris independent, komite audit, kepemilikan institusional, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan sustainability report. Populasi pada penelitian ini yaitu perusahaan di sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2021-2024. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dewan komisaris, dewan komisaris independen, komite audit, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sustainability report. Profitabilitas berpengaruh positif terhadap pengungkapan sustainability report. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap pengungkapan sustainability report.
Copyrights © 2025