Akne vulgaris masih menjadi masalah kecantikan wajah yang sering dikeluhkan dan umumnya terjadi pada masa pubertas. Akne vulgaris timbul karena faktor kualitas tidur dan status gizi. Agar lebih memperhatikan perawatan kulitnya, diperlukan pemahaman mengenai hubungan antara kualitas tidur dan status gizi terhadap kejadian akne vulgaris. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan status gizi terhadap kejadian akne vulgaris pada siswa pubertas kelas VIII Di SMP N 1 Wedarijaksa. Penelitian dilakukan pada Mei-Desember 2024, dengan jenis penelitian kuantitatif desain observasional analitik cross-sectional. Sampel penelitian merupakan siswa pubertas kelas VIII yang dipilih melalui simple random sampling dan didapatkan sampel inklusi 109 responden. Teknik analisis data dengan uji koefisien kontingensi, berhubungan jika p<0,05. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa usia pubertas berhubungan dengan akne vulgaris (p 0,001 < 0,05). Hasil menunjukkan adanya hubungan kualitas tidur dengan kejadian akne vulgaris nilai p (0,00) < 0,05, dengan kekuatan hubungan sedang (r = 0,45), serta tidak ditemukan hubungan antara status gizi dengan akne vulgaris (nilai p (0,339) > 0,05). Pada penelitian ini juga menilai tentang lama penggunaan handphone, yang didapatkan hasilnya berpengaruh terhadap kualitas tidur pada kejadian acne vulgaris, dengan p (0,001) < 0,05.
Copyrights © 2025