Penelitian ini mengkaji tentang implementasi learning culture di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan, dengan fokus khusus pada Kantor Bea dan Cukai Kediri sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi, misi, dan tujuan strategis organisasi. Learning Culture, yang diimplementasikan melalui Learning Organization (LO), bertujuan untuk meningkatkan budaya belajar (learning culture) bagi pegawai DJBC, meningkatnya kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kompeten, andal, dan akuntabel, serta dapat menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien, serta meningkatkan kinerja organisasi dalam mencapai visi, misi, dan sasaran strategis DJBC. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan lokasi penelitian di Kantor Bea dan Cukai Kediri. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga Juli 2025. Sumber data terdiri dari dua macam yaitu data primer dan sekunder. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Informan penelitian sebanyak tujuh orang dari pegawai Bea dan Cukai Kediri dengan jabatan yang berbeda-beda. Pengecekan keabsahan data antara lain uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil Penelitian ini adalah implementasi dan dampak learning culture masih terbatas, terutama disebabkan oleh kurangnya kesadaran diri dan disiplin pegawai dalam melakukan pembelajaran secara mandiri.
Copyrights © 2025