Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan yang berisiko tinggi bagi ibu dan janin jika tidak dideteksi sejak dini. Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda dan gejala awal preeklampsia masih tergolong rendah. Hal ini dapat menyebabkan keterlambatan dalam penanganan dan meningkatkan risiko komplikasi. Untuk itu, penting untuk menganalisis tingkat pengetahuan ibu tentang deteksi dini preeklampsia sebagai langkah pencegahan. Tujuan untuk mengetahui analisis pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini dengan kejadian preeklampsia di RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang tahun 2025. Metode jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study, sampel pada penelitian ini berjumlah 40 orang, uji analisis statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami preeklampsia sebanyak 22 orang (55%) dan mayoritas memiliki tingkat pengetahuan yang kurang mengenai deteksi dini preeklampsia sebanyak 23 orang (57,5%). Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini dengan kejadian preeklampsia, dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan dan saranĀ diperlukan peningkatan edukasi dan konseling oleh tenaga kesehatan, khususnya bidan, guna meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait tanda, gejala, dan pentingnya deteksi dini preeklampsia.
Copyrights © 2025