Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, salah satunya akibat kontraksi uterus inadekuat yang memperlambat persalinan. Stimulasi puting susu merupakan metode alami untuk merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga meningkatkan kontraksi. Penelitian studi kasus pada dua subjek di BPM E Lawang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan dalam. Hasil menunjukkan sebelum intervensi kontraksi hanya 2–3 kali/10 menit dengan durasi 30 detik. Setelah stimulasi, kontraksi meningkat menjadi 3–5 kali/10 menit dengan durasi 30–45 detik dan intensitas adekuat. Persalinan berlangsung lancar hingga bayi lahir sehat dengan berat 2700–3000 gram dan panjang 47–51 cm. Kesimpulannya, stimulasi puting susu efektif meningkatkan kontraksi uterus dan dapat menjadi alternatif alami untuk memperlancar persalinan.Kata Kunci: Rangsangan Putting Susu, Kontraksi Uterus, Persalinan, Ibu Bersalin
Copyrights © 2025