Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan di puskesmas. Faktor-faktor seperti komunikasi petugas kesehatan, persepsi pasien terhadap layanan, dan aksesibilitas pelayanan menjadi tantangan utama di puskesmas Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kepuasan pasien rawat jalan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif potong lintang dengan sampel 379 pasien rawat jalan dari 35 puskesmas, dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup komunikasi petugas, persepsi pasien, aksesibilitas layanan, dan kepuasan pasien, dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil univariat menunjukkan 71,5% pasien menilai komunikasi petugas memadai dan 78,9% cukup puas dengan layanan. Analisis bivariat menunjukkan komunikasi petugas, persepsi pasien, dan aksesibilitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Analisis multivariat menegaskan komunikasi petugas kesehatan sebagai faktor dominan (koefisien = 1,351; p = 0,002), diikuti persepsi pasien (p = 0,002). Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi yang baik dan persepsi positif pasien menjadi kunci utama kepuasan pasien rawat jalan. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan komunikasi petugas kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pasien di puskesmas.
Copyrights © 2025