Pemilihan akomodasi mahasiswa merupakan keputusan penting yang berdampak pada kinerja akademik dan kesejahteraan selama masa perkuliahan. Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor finansial (harga sewa, biaya tambahan, fleksibilitas pembayaran) dan faktor non-finansial (fasilitas kamar, keamanan, jarak ke kampus) terhadap keputusan pemilihan rumah kos mahasiswa STIEPARI di kawasan Bawen, Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan 46 responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan pada April 2025 menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert dan skala interval. Analisis regresi linear berganda menguji pengaruh kedua kelompok faktor terhadap keputusan pemilihan rumah kos. Hasil menunjukkan bahwa faktor finansial (β = 0,527, p < 0,01) dan faktor non-finansial (β = 0,296, p < 0,05) berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa, dengan faktor finansial menunjukkan pengaruh lebih dominan. Model menjelaskan 55,2% varians dalam keputusan pemilihan. Harga sewa muncul sebagai faktor tunggal paling berpengaruh (39,1%), diikuti jarak ke kampus (23,9%) dan keamanan (10,9%). Temuan ini berkontribusi pada pemahaman preferensi tempat tinggal mahasiswa di wilayah pendidikan berkembang dan menyoroti tekanan ekonomi yang dihadapi mahasiswa di institusi pendidikan tinggi swasta.
Copyrights © 2025