Industri manufaktur makanan menghadapi banyak masalah dalam menjaga ketepatan waktu dan konsistensi kualitas. PT XYZ, perusahaan manufaktur makanan, mengalami penurunan kinerja operasional yang ditandai dengan tingkat kesalahan yang meningkat, keterlambatan pengiriman, dan penurunan produktivitas karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penerapan Lean dan Six Sigma berdampak pada kinerja operasional PT XYZ. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 120 pekerja yang berpartisipasi dalam operasi. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dan program analisis statistik SPSS. Hasil menunjukkan bahwa Lean dan Six Sigma berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional (t = 5,797, p = 0,001), dan Lean dan Six Sigma berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional (t = 12,211, p = 0,001), dan keduanya berpengaruh secara bersamaan (F = 3653,825, p = 0,001), dengan kontribusi penjelasan sebesar 98,4 persen.
Copyrights © 2025