Perilaku kekerasan merupakan gabungan dari emosi dan kemarahan yang bisa berdampak buruk bagi individu maupun orang lain. Intervensi terapi musik klasik dan relaksasi napas dalam telah terbukti menciptakan suasana yang nyaman dan membebaskan pikiran dari ketegangan. Penelitian ini untuk mengetahui efek dari terapi musik klasik dan relaksasi napas dalam terhadap penurunan gejala perilaku kekerasan, dengan fokus pada asuhan perawatan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah Tuan Y, klien dengan skizofrenia yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Banjarsengon. Subjek penelitian dipilih secara purposive, dengan menggunakan alat ukur RUFA. Klien diberikan instruksi untuk melakukan relaksasi napas dalam sebanyak 15 kali, dilanjutkan dengan sesi mendengarkan musik klasik selama 10 menit secara kontinu. Hasil dari implementasi terapi menunjukkan penurunan gejala perilaku kekerasan dari skor RUFA 9 menjadi 5 setelah tiga sesi. Dapat disimpulkan bahwa intervensi terapi musik klasik dan relaksasi napas dalam efektif dalam mengurangi gejala perilaku kekerasan, dan dapat menjadi bagian dari asuhan keperawatan untuk pasien yang mengalami masalah perilaku serupa.
Copyrights © 2024