Zakat sebagai instrumen keuangan sosial Islam memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat dengan fokus pada integrasi zakat dalam sistem fiskal negara, khususnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji literatur terkait zakat, kebijakan fiskal, serta mekanisme kelembagaan zakat di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat memiliki potensi besar untuk berfungsi sebagai instrumen fiskal alternatif yang dapat meningkatkan efektivitas program sosial pemerintah, dengan meningkatkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan. Namun, tantangan utama dalam integrasi zakat ke dalam sistem fiskal terletak pada perbedaan regulasi, tata kelola kelembagaan, dan koordinasi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah. Pengelolaan zakat yang terstruktur dan transparan sangat dibutuhkan untuk mencapai dampak yang optimal. Oleh karena itu, rekomendasi penelitian ini adalah perlunya penguatan kapasitas kelembagaan zakat, harmonisasi regulasi fiskal, serta insentif bagi muzaki untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. Penelitian ini juga menyoroti perlunya studi empiris lanjutan untuk mengukur kontribusi zakat terhadap kesejahteraan umat secara makro dan dampaknya terhadap keseimbangan fiskal negara.
Copyrights © 2025