Gelombang permukaan laut merupakan gerakan acak yang terbentuk dari superposisi berbagai gelombang dengan frekuensi tertentu. Di Indonesia, ketersediaan data gelombang masih terbatas dan sulit diperoleh, sehingga menjadi hambatan dalam kegiatan monitoring serta penelitian kelautan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan instrumen pendeteksi gelombang permukaan laut berbasis sensor tekanan, sekaligus mengevaluasi kinerjanya melalui uji laboratorium dan lapangan. Tahap perancangan meliputi integrasi komponen mekanik, sistem elektronik, dan perangkat lunak. Instrumen terlebih dahulu diuji pada kondisi laboratorium terkontrol, kemudian diterapkan di lapangan untuk menilai keandalannya. Selama pengoperasian, instrumen merekam tinggi muka air setiap 15 detik untuk 15 data, lalu masuk mode sleep selama 2 menit sebelum kembali merekam. Data hasil pengukuran secara otomatis dikirim ke database dan divisualisasikan dalam bentuk grafik tinggi gelombang. Hasil penelitian menunjukkan instrumen bekerja dengan baik, dengan tinggi gelombang maksimum yang tercatat sebesar 1,32 cm. Selama 100 burst length, frekuensi gelombang berada pada kisaran 1–7 Hz dengan energi relatif seragam pada 1–6 Hz. Hasil ini membuktikan sensor tekanan efektif mendeteksi gelombang permukaan laut dan instrumen yang dikembangkan berpotensi menjadi alat pemantau kondisi gelombang laut yang dapat diandalkan.
Copyrights © 2025