Energi listrik merupakan komponen esensial dalam menunjang aktivitas kehidupan modern. Energi angin, sebagai salah satu sumber energi terbarukan, memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Penelitian ini merancang sistem monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berbasis Internet of Things (IoT) dengan integrasi aplikasi Blynk dan modul MicroSD sebagai pencatat data. Sistem ini dirancang untuk memantau parameter operasional seperti kecepatan dan arah angin, tegangan DC, serta arus keluaran. Data ditampilkan melalui aplikasi Blynk pada perangkat seluler dan disimpan otomatis dalam MicroSD untuk keperluan analisis jangka panjang. Hasil pengujian menunjukkan tingkat kesalahan rata-rata sebesar 2,12% untuk tegangan dan 1,96% untuk kecepatan angin, berada di bawah ambang toleransi Standar IEC No. 13B-23 sebesar 5%. Sistem terbukti berfungsi secara optimal dalam akuisisi dan penyimpanan data. Namun, PLTB yang diuji belum mampu memenuhi kebutuhan energi untuk penerangan gubuk di Kuala Sungai Pasir. Selama periode pengujian tujuh hari, kecepatan angin maksimum rata-rata sebesar 3,57 m/s hanya menghasilkan tegangan 3,79 V dan arus 0,38 A, dengan total daya sebesar 1,44 W.
Copyrights © 2025