Budidaya jamur memerlukan kelembapan yang stabil untuk menjamin pertumbuhan optimal dan kualitas panen. Pengendalian manual konvensional tidak efisien dan sering menyebabkan fluktuasi kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem kontrol kelembapan otomatis yang cerdas untuk kumbung jamur. Sistem ini mengintegrasikan platform Kodular sebagai antarmuka berbasis seluler untuk pemantauan dan aktuasi waktu-nyata. Sebuah sistem inferensi fuzzy (FIS) dikembangkan untuk mengatur durasi penyiraman menggunakan data dari sensor kelembapan. Kontroler ini menggunakan variabel linguistik untuk tingkat kelembapan dan waktu penyiraman, yang dikombinasikan dengan basis aturan untuk menghasilkan output yang adaptif. Pengujian eksperimental dilakukan pada berbagai kondisi kelembapan untuk mengevaluasi kinerja sistem. Hasilnya, sistem menunjukkan respons adaptif terhadap perubahan lingkungan. Pada tingkat kelembapan rendah 16%, sistem memicu durasi penyiraman terlama yaitu 210 detik, sementara pada kelembapan lebih tinggi 37%, durasinya menurun menjadi 100 detik. Analisis membuktikan bahwa tingkat kelembapan yang lebih rendah secara konsisten memperpanjang durasi penyiraman secara proporsional, yang memvalidasi efektivitas kendali fuzzy. Sistem inferensi fuzzy berhasil diimplementasikan sebagai kontroler yang efisien dan adaptif serta mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi waktu-nyata. Sistem berbasis IoT yang diusulkan ini meningkatkan stabilitas iklim mikro di kumbung jamur dan menyediakan solusi smart farming yang praktis.
Copyrights © 2025