Resiko depresi dapat mengakibatkan gangguan aktivitas sehari-hari seperti gangguan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan depresi dengan insomnia dengan fungsi kognitif sebagai variabel moderator. Menggunakan kuantitaif cross-sectional, data penelitian ini adalag hasil survei Indonesian Family Life Survey (IFLS) gelombang kelima. Responden didapatkan dengan random sampling dengan kriteria dewasa awal berusia 18-40 tahun sebanyak 17,505. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara depresi dan insomnia. Fungsi kognitif berperan sebagai moderator dalam hubungan variable tersebut. Tingkat fungsi kognitif dapat mempengaruhi dampak depresi terhadap kualitas tidur
Copyrights © 2024