Biogas dari Palm Oil Mill Effluent (POME) memiliki potensi besar, namun kualitasnya rendah akibat impuritas korosif seperti CO2 dan H2S. Penelitian ini bertujuan memurnikan biogas (CH₄ awal 53,02%) melalui absorpsi kimia dengan larutan Kalium Hidroksida (KOH). Kinerja dua media isian, Kaldness (polimer) dan Ceramic Raschig Ring (keramik), dievaluasi dalam kolom absorber dengan memvariasikan konsentrasi KOH (1,5–2,5 M) dan laju alir (1,0–1,4 L/menit). Hasilnya secara konsisten menunjukkan Ceramic Raschig Ring lebih unggul. Konfigurasi optimal dicapai pada konsentrasi KOH 2,5 M dan laju alir 1,4 L/menit, yang meningkatkan kadar CH₄ menjadi 78,20% (efektivitas 47,49%), serta menurunkan CO2 dan H2S masing-masing sebesar 67,88% dan 78,83%. Disimpulkan bahwa keunggulan Ceramic Raschig Ring disebabkan oleh sifat permukaannya yang hidrofilik dan kasar, yang meningkatkan transfer massa secara signifikan dibandingkan Kaldness yang hidrofobik, membuktikan efektivitas metode ini untuk produksi biometana.
Copyrights © 2025