Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran variabel moderasi turbulensi anggaran pada hubungan antara karakteristik tujuan anggaran yang diproksikan dengan partisipasi anggaran, kejelasan sasaran anggaran, umpan balik anggaran dan evaluasi anggaran dan variabel sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD) terhadap akuntabilitas kinerja instansi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dengan 156 sampel pada Pemerintah Kabupaten Blitar. Metode pengambilan data primer melalui penyebaran kuesioner yang diolah dengan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel karakteristik tujuan anggaran yang diproksikan dalam partisipasi anggaran, kejelasan sasaran anggaran, umpan balik anggaran, dan evaluasi anggaran berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Blitar, sedangkan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD) tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Blitar. Variabel moderasi turbulensi anggaran mampu memoderasi dengan memperkuat pengaruh hubungan umpan balik anggaran dan evaluasi anggaran terhadap akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Blitar. Variabel moderasi turbulensi anggaran tidak memberikan pengaruh pada hubungan partisipasi anggaran, kejelasan sasaran anggaran dan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD). Oleh karena itu, dengan adanya perencanaan dan pengelolaan tujuan anggaran menjadikan faktor penting dalam mendorong terciptanya kinerja instansi yang akuntabel. Selain itu juga harus disertai dengan mekanisme evaluasi dan umpan balik yang efektif untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi.
Copyrights © 2025