Tujuan penelitian ini ialah: (1) Mengetahui jumlah pemesanan yang ekonomis (EOQ), di Industri Aqasia, (2) Mengetahui pemesanan kembali (ROP) bahan baku pada Industri Aqasia, (3) Mengetahui berapa besarnya (Safety Stock) pada Industri Aqasia, (4) Mengetahui total biaya persediaan bahan baku pada Industri Aqasia. Pemilihan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Industri Aqasia merupakan industri yang hanya memproduksi satu produk saja yaitu bawang goreng, berbeda dengan industri lain yang memproduksi produk lain selain bawang goreng. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan ialah bulan januari-maret 2022. Penentuan responden ditentukan secara sengaja mengambil 3 orang, yaitu pemilik dan 2 orang karyawan. Analisis data yang digunakan adalah EOQ, Safety Stock, ROP, dan TIC. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis persediaan bahan baku bawang goreng dengan menggunakan metode (Econimic Order Quantity) pada Bulan Januari – Desember 2021 rata-rata sebesar 301.7275 kg. Persediaan Pengaman atau (Safety Stock) bahan baku yang selalu tersedia pada Industri Aqasia sebesar 48 kg. Pemesanan kembali (Reorder Point) yang harus dilakukan Industri Aqasia Bulan Januari-Desember 2021 rata-rata sebesar 349.7275 kg. Total biaya persediaan bahan baku bawang goreng yang dilalukan di Industri Aqasia rata-rata sebesar Rp. 189.736/bulan.
Copyrights © 2025