Deteksi kendaraan pada malam hari menghadapi tantangan signifikan akibat pencahayaan rendah, silau lampu depan, dan kontras objek yang terbatas. Akurasi deteksi yang rendah pada malam hari menjadi penghambat utama dalam pengembangan sistem transportasi cerdas (ITS) dan sistem pengawasan lalu lintas yang andal secara 24/7. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan YOLOv11 untuk meningkatkan akurasi deteksi kendaraan dalam kondisi tersebut. Optimasi dilakukan melalui penyesuaian hiperparameter, termasuk pengaturan laju pembelajaran (0.001), momentum (0.937), dan weight decay (0.0005), serta penerapan teknik augmentasi data seperti penyesuaian saturasi dan kecerahan, translasi, skala, flipping horizontal, mosaic, dan mixup. Model diuji dalam dua skenario: (1) data malam hari dan (2) gabungan data siang dan malam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YOLOv11 yang telah dioptimalkan mencapai precision 0.97, recall 0.92, dan mAP@0.5 sebesar 0.97 pada skenario malam hari, melampaui kinerja YOLOv8 dan YOLOv11 baseline. Pada skenario gabungan, model tetap unggul dengan precision 0.95, recall 0.95, dan mAP@0.5 sebesar 0.98. Temuan ini membuktikan bahwa kombinasi penyesuaian hiperparameter dan augmentasi adaptif efektif meningkatkan kinerja deteksi kendaraan pada malam hari tanpa menurunkan akurasi pada kondisi siang. Pendekatan ini menjanjikan untuk diaplikasikan dalam sistem pemantauan lalu lintas berbasis visi komputer yang memerlukan konsistensi performa tinggi baik di siang maupun malam hari.
Copyrights © 2025