ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program Penyediaan Layanan Seluler 4G di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dampaknya terhadap masyarakat desa, terutama dalam bidang pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan akses dan kualitas layanan yang signifikan, namun berbagai kendala seperti ketersediaan perangkat 4G dan literasi digital masih menjadi hambatan. Selain itu, pelatihan dan dukungan teknis diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan layanan ini. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk memperbaiki kualitas layanan dan mengatasi hambatan dalam transformasi digital di wilayah 3T.
Copyrights © 2025