ABSTRAK Kemiskinan di Indonesia tetap menjadi tantangan utama pembangunan, dan pemerintah telah meluncurkan berbagai program, termasuk Program Keluarga Harapan untuk mengatasi masalah ini. Program Keluarga Harapan bertujuan memberikan perlindungan kepada keluarga miskin dan rentan dengan memfasilitasi akses ke layanan kesehatan, pendidikan, dan lembaga perbankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan positif atau negatif dari perilaku Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan. Penelitian dilakukan di desa Korobono Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Untuk memperoleh data maka peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam kepada 5 informan kunci yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik pengkodingan dan matriks wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga penerima manfaat di Kabupaten Poso memiliki pemahaman yang baik tentang program tersebut. Keluarga mampu menggunakan bantuan secara efektif, terutama dalam meringankan beban biaya pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar dan memanfaatkan Kartu Indonesia Sehat untuk akses layanan kesehatan. Demikian pula dengan bantuan balita dan anak usia dini, bantuan disabilitas, bantuan lansia, bantuan ibu hamil serta bantuan pangan non tunai telah digunakan oleh keluarga penerima manfaat secara tepat sasaran. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa terdapat perilaku yang positif dari keluarga penerima manfaat dalam kepesertaannya pada program keluarga harapan.
Copyrights © 2025