Air yang digunakan dalam proses pengolahan di industri, khususnya pada pabrik kelapa sawit, harus memenuhi standar air bersih agar mendukung efektivitas proses seperti sterilisasi, pengolahan bahan, dan boiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bahan kimia seperti alum, soda ash dan flokulan terhadap parameter air meliputi pH, total dissolved solids (TDS), klorida dan alkalinitas dalam proses penjernihan air. Metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Adapun analisis data yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL). Proses penjernihan dilakukan menggunakan metode jar test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi bahan kimia memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap parameter yang diuji. Dosis terbaik dari penelitian ini adalah perlakuan dengan kombinasi 50 ppm alum, 50 ppm soda ash, dan 0,4 ppm flokulan yang mampu menghasilkan air dengan pH 6,3, TDS 68, klorida 11,05 dan alkali 34,6 dan flok yang menyatu sehingga sesuai standar penjernihan air. Dengan demikian, kombinasi dosis tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif yang efektif dan optimal dalam unit pengolahan
Copyrights © 2025