Lapangan NM merupakan salah satu lapangan minyak tua yang mengalami penurunan tekanan reservoir, sehingga diperlukan sistem pengangkatan buatan seperti Electric Submersible Pump (ESP) untuk mempertahankan produksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengoptimalkan kinerja ESP di Sumur A melalui analisis efisiensi lifting dan efisiensi reservoir. Hasil awal menunjukkan efisiensi lifting hanya sebesar 30,46% dan efisiensi reservoir 61%, yang keduanya berada di bawah ambang batas minimal 70%. Optimasi dilakukan dengan mengganti tipe pompa dari TD-460 menjadi TD-150, menghasilkan peningkatan efisiensi lifting menjadi 70,58% dan efisiensi reservoir menjadi 76,9%. Studi ini menekankan pentingnya pemilihan jenis pompa yang tepat dan pemantauan berkala untuk meningkatkan kinerja produksi pada sumur-sumur tua. NM Field is a mature oil field experiencing reservoir pressure decline, requiring artificial lift systems such as Electric Submersible Pumps (ESP) to maintain production. This study aims to evaluate and optimize the ESP performance in Well A by analyzing lifting efficiency and reservoir efficiency. Initial results showed a lifting efficiency of only 30.46% and a reservoir efficiency of 61%, both below the minimum acceptable threshold of 70%. Optimization was carried out by replacing the pump type from TD-460 to TD-150, resulting in an improved lifting efficiency of 70.58% and reservoir efficiency of 76.9%. This study highlights the importance of proper pump selection and regular performance monitoring to enhance production in aging wells.
Copyrights © 2025