Transformasi digital menuntut strategi pemasaran yang tidak lagi linier, melainkan adaptif dan non-deterministik sebagaimana prinsip-prinsip dalam fisika kuantum. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan pendekatan Quantum Marketing dalam membentuk strategi digital marketing terintegrasi untuk meningkatkan jumlah leads dan konversi penjualan pada sebuah dealer mobil lokal di Kalimantan Timur. Dealer XYZ ini menjual berbagai jenis kendaraan roda empat untuk kebutuhan rumah tangga dan niaga ringan, termasuk mobil keluarga (MPV), kendaraan kompak (city car), serta mobil niaga seperti pick-up dan van dari merek otomotif terkemuka. Quantum marketing dalam studi ini didefinisikan sebagai pendekatan pemasaran yang memanfaatkan kaidah-kuantum seperti superposisi (penggunaan multikanal), entanglement (integrasi pesan lintas platform), dan ketidakpastian (eksperimen konten dinamis) guna menyusun kampanye digital berbasis data. Penelitian dilakukan selama lima minggu menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Strategi yang diterapkan mencakup penggunaan media sosial, landing page, SEO, serta periklanan digital melalui Meta Ads & Google Ads. Hasil menunjukkan bahwa strategi dengan pola kuantum mampu meningkatkan jumlah pengikut Instagram sebesar 60,4%, menjangkau hingga 91.000 akun di Facebook, serta menghasilkan 74 prospek penjualan (leads) yang kemudian berujung pada tiga transaksi pembelian mobil dengan nilai total Rp588.300.000. Penerapan prinsip superposisi terlihat dari sinkronisasi kanal digital yang saling memperkuat; entanglement dari konsistensi pesan di berbagai platform; dan ketidakpastian melalui eksperimen konten serta split testing. Studi ini menunjukkan bahwa integrasi prinsip quantum marketing mampu memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas kampanye digital, khususnya bagi bisnis retail otomotif di wilayah berkembang. Kata kunci: quantum marketing, dealer mobil, strategi digital, konversi penjualan, pemasaran kendaraan
Copyrights © 2025