Pertambahan penduduk berbanding lurus dengan kebutuhan akan luas pemukiman, sedangkan luas bumi terbatas. Hal itu disebabkan penggunaan lahan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan dinamika dan kesesuaian lahan untuk permukiman di Padang. Penentuan kesesuaian lahan untuk pemukiman menggunakan metode Multi Criteria Evaluation (MCE). Indikator yang digunakan dalam menentukan kesesuaian lahan untuk permukiman adalah kemiringan lereng, frekuensi longsor, kestabilan pondasi, kerikil distrubusi, sebaran batuan dan kedalaman efektif. Pembobotan dalam analisis kesesuaian lahan berdasarkan pendapat para ahli dari berbagai bidang terkait sebanyak 15 orang ahli. Hasil analisis kesesuaian lahan untuk permukiman di Kecamatan Matur menunjukkan bahwa terdapat sekitar 1.672 Ha (18%) zona lahan yang sangat sesuai terdapat seluas 7.003 Ha (75,4%) luas zona lahan yang sesuai seluas 575 Ha (6,2%) zona lahan yang sesuai marjinal dan sebesar 74 Ha (0,8%) zona tidak sesuai untuk permukiman. Lahan yang sangat cocok untuk permukiman sangat terbatas, sehingga diharapkan pemanfaatan yang optimal.
Copyrights © 2023