Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Investasi Langsung Asing (FDI) di Indonesia selama periode 1980–2024 menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) dan pengujian asumsi klasik. Variabel independen yang digunakan mencakup pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, dan keterbukaan perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap FDI, menandakan bahwa peningkatan output belum cukup untuk menarik modal asing secara berkelanjutan. Sebaliknya, nilai tukar berpengaruh positif dan signifikan, menegaskan bahwa stabilitas mata uang mampu meningkatkan kepercayaan investor serta mengurangi risiko transaksi. Menariknya, keterbukaan perdagangan berdampak negatif signifikan terhadap FDI, mengindikasikan bahwa liberalisasi berlebihan dapat mengalihkan fokus investor ke aktivitas perdagangan jangka pendek. Oleh karena itu, Indonesia perlu menjaga stabilitas nilai tukar dan menyeimbangkan kebijakan perdagangan dengan strategi industrial.
Copyrights © 2025