Proses stuffing kontainer merupakan tahapan krusial dalam rantai logistik maritim yang menentukan kelancaran distribusi barang dan efisiensi operasional perusahaan pelayaran maupun depo kontainer. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi proses stuffing serta mengukur tingkat efisiensi operasional di PT Subsea Lintas Globalindo. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data primer dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder berasal dari arsip perusahaan, laporan operasional, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi stuffing dipengaruhi oleh kesiapan barang dan dokumen, ketersediaan sarana-prasarana, serta kompetensi tenaga kerja bongkar muat. Kendala utama meliputi keterlambatan kedatangan barang, keterbatasan jumlah forklift, dan ketidaklengkapan dokumen, yang berdampak pada keterlambatan proses dan penurunan kepuasan pelanggan. Untuk meningkatkan efisiensi, direkomendasikan optimalisasi sistem penjadwalan digital, penambahan peralatan, peningkatan pelatihan tenaga kerja, sistem konfirmasi ulang barang, dan evaluasi rutin kepuasan pelanggan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan kinerja operasional depo dan memperkaya literatur efisiensi logistik maritim di Indonesia.
Copyrights © 2025