Di Indonesia limbah masih menjadi masalah terbesar terhadap lingkungan. Limbah dapat didaur ulang sebagai material bahan kontruksi yang berdampak positif untuk melestarikan lingkungan. Bahan kontruksi baru dan inovatif dapat dibuat salah satunya dengan memasukkan ampas tebu ke dalam pembuatan paving block yang ramah lingkungan. Penelitian ini untuk mengetahui mutu paving serta pengaruh terhadap kuat tekan, kuat lentur, dan daya serap air. Variasi penambahan ampas tebu yang digunakan untuk pembuatan paving adalah 5% dan 10% menggunakan metode DOE. Jumlah total sampel benda uji 24 buah, masing-masing 12 sampel untuk setiap variasi. Hasil analisis terhadap kuat tekan nilai tertinggi didapatkan dari variasi 5% dengan komposisi semen sebesar 0,793 kg, pasir 2,202 kg, dan ampas tebu sebesar 0,050 kg. Untuk penyerapan air dan kuat lentur nilai tertinggi dihasilkan pada variasi 10% dengan komposisi semen sebesar 0,793 kg, pasir 2,086 kg, dan ampas tebu 0,100 kg. Paving block berbahan tambah ampas tebu dalam penelitian ini memiliki mutu jelek karena nilai hasil pengujian yang didapatkan tidak sesuai dengan standart SNI mutu D
Copyrights © 2025