Sinkronisasi kecepatan dua motor DC merupakan aspek penting dalam berbagai aplikasi industri, seperti sistemkonveyor, robotika, dan otomasi, karena keseragaman gerak sangat dibutuhkan. Penelitian ini membandingkan dua metode pengendali, yaitu Proportional-Integral-Derivative (PID) dan Fuzzy Logic Controller (FLC), dalam menjaga sinkronisasi kecepatan antara dua motor DC. Sistem dirancang agar motor kedua dapat mengikuti kecepatan motor pertama dengan akurasi tinggi, dan masing-masing metode diuji pada skenario perubahan kecepatan yang sama. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter kinerja, seperti waktu tunda (delay time), waktu tunak (settling time), serta kesalahan sinkronisasi terhadap kecepatan target dengan toleransi ±2%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode FLC memiliki keunggulan dalam kecepatan respons dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan dinamis, sehingga menghasilkan waktu sinkronisasi yang lebih cepat serta kesalahan yang lebih kecil dibandingkan dengan metode PID. Sebaliknya, metode PID memberikan kinerja yang stabil pada kondisi beban tetap, tetapi kurang tanggap terhadap gangguan dan perubahan mendadak. Temuan ini membuktikan bahwa logika fuzzy lebih efektif digunakan pada sistem yang memerlukan respons cepat dan fleksibel terhadap kondisi variatif. Dengan demikian, metode FLC direkomendasikan untuk aplikasi pengendalian motor DC multikanal yang menuntut ketelitian sinkronisasi tinggi serta kemampuan adaptif terhadap ketidakpastian sistem.
Copyrights © 2025